Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup Sehat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2011

7 Cara Hidup Sehat

Gangguan kesehatan bisa muncul kapan saja, apalagi jika kita lengah terhadap gejala dan penyebabnya. Tanpa kita sadari gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat merupakan faktor penyebab utamanya.

Meskipun ada penyebab lainnya yang tidak bisa dihindari seperti fakor genetik, pencemaran lingkungan.
Agar tetap sehat, ada banyak cara untuk mendapatkannya. Salah satunya, ikuti 7 jurus berikut ini dan dapatkan kualitas hidup yang lebih baik:

1. Udara bersih, paru-paru pun sehat

Untuk terhindar dari gangguan pernapasan, hiruplah udara yang bersih dan sehat. Caranya ? Tidak perlu repot mencari udara pegungungan, udara pagi pun sangat baik bagi paru-paru Anda. Selain itu hindari pula udara tercemar, seperti asap rokok, asap kendaraan atau debu. Bersihkan rumah dan ruangan kerja secara teratur, termasuk perabot, kipas angin dan AC.

2. Banyak minum air putih

Air putih adalah yang terbaik dari minuman apapun. Biasakanlah minum air putih 8-10 gelas per hari. Kebiasaan ini akan membantu menjaga kelancaran fungsi ginjal dan saluran kemih. Upayakan untuk minum air hangat di malam hari dan air sejuk (bukan air es) di siang hari. Tambahkan juga sedikit perasan jeruk lemon atau jeruk nipis. Selain baik untuk menyegarkan diri, minuman ini sekaligus membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh.

3. Konsumsi menu bergizi dan seimbang

Pilihlah menu dengan gizi yang cukup, seimbang, dan bervariasi. Perbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah yang mengandung banyak serat dan zat gizi yang diperlukan tubuh serat. Sebisa mungkin hindari junk food dan makanan olahan, serta kurangi konsumsi garam dan gula. Satu lagi, jangan lupa sarapan pagi! Karena sarapan pagi dapat menunjang aktifitas kita sepanjang hari.

4. Seimbangkan antara kerja, olahraga dan istirahat

Kerja keras tanpa istirahat sama sekali tidak ada untungnya bagi Anda. Biasakan istirahat teratur 7-8 jam pada malam hari, dan jangan sering begadang atau tidur terlalu malam. Cobalah menggunakan waktu senggang untuk berolahraga ringan atau sekedar melemaskan otot-otot persendian.
Dengan berolahraga 2 - 3 kali per minggu, selama 30 - 45 menit, cukup membuat tubuh bugar dan stamina prima.

5. Kontrol kerja otak

Otak, seperti halnya tubuh kita, dia juga butuh istirahat. Jangan terlalu memberi beban terlalu banyak, karena otak pun memiliki memori yang terbatas. Lakukan kegiatan di waktu senggang yang membuat otak bekerja lebih santai, misalkan melakukan hobi yang menyenangkan, seperti melukis, membaca novel terbaru atau hanya sekedar mendengarkan musik.

6. Jalani hidup secara harmonis

Manusia merupakan mikrokosmos yang harus mematuhi alam sebagai makrokosmos jika ia ingin tetap sehat. Lakukan semua itu sebagai upaya pencegahan dengan selalu mengingat nasihat orang bijak untuk “membuat sumur sebelum timbul rasa haus”.

Gunakan akal sehat! Itu kuncinya, jangan mengorbankan hidup dengan menuruti kesenangan diri lewat kebiasaan hidup yang buruk dan beresiko. Misalkan, minum-minuman keras, merokok atau menggunakan obat-obatan terlarang. Cobalah untuk menjalani hidup secara harmonis, sebisa mungkin perkecil resiko terjadinya stres emosional atau psikis.

7. Gunakan suplemen gizi

Hanya jika perlu! Tubuh kita memerlukan antioksidan (beta-karoten), vitamin C, vitamin E, dan selenium. Semua zat ini dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan vitalitas dan memperpanjang usia harapan hidup. Untuk memperolehnya banyak cara yang bisa dilakukan.
Selain mengkonsumsi makanan segar, bisa juga dengan cara mengkonsumsi suplemen kesehatan yang banyak dijual di pasaran. Sebaiknya, penggunaan suplemen makanan lebih dianjurkan sebagai terapi alternatif saja dengan mengutamakan jenis suplemen makanan yang sudah diteliti dan bermanfaat. ainidebruin

Minggu, 19 Juni 2011

3 Gaya Hidup Sehat demi Produktivitas Kerja

Kini kelihatannya kian banyak orang yang relatif masih berusia muda (dibawah 40-an tahun) yang terkena serangan beragam penyakit : entah itu serangan jantung mendadak; terkena stroke, asam urat, hepatitis, hingga kanker paru-paru.
Banyak pihak menduga semua itu tak lepas dari gaya hidup masyarakat modern yang tergelincir dalam belantara kenestapaan : tekanan pekerjaan yang stressfull, pola makan yang sembarangan, dan kegagalan melakukan ritual olah raga secara rutin.
Akibatnya mungkin bisa berujung pada sederet petaka bagi Anda dan juga bagi kantor Anda: produktivitas kerja menurun drastis, klaim biaya kesehatan yang melambung; dan mungkin juga, tubuh Anda bisa tergeletak tak berdaya di ruang bangsal rumah sakit yang penuh dengan bau khas itu.
Jangan. Jangan biarkan tubuh dan raga Anda terpelanting dalam ruang bangsal serba putih itu. Sebab, seperti kata Pak Hendrawan Nadesul, sehat itu murah. Berikut 3 kiat sederhana yang mestinya bisa kita lakoni bersama-sama.
Kiat yang pertama tentu saja adalah : pola makan yang sehat. Sebuah anjuran yang amat sederhana, namun persis disitu pula kita acap tergolek tak berdaya. Semua makanan disantap, yang penting rasanya mak nyoss, begitu mungkin Anda berkilah. Sayangnya kini banyak makanan yang justru pelan-pelan membawa kita pada lorong kematian yang memerihkan.
Fast food, makanan instant, penyedap rasa, bahan pengawet, makanan penuh lemak, dan kawan-kawannya barangkali memang sedap untuk dikudap. Tapi mungkin deretan makanan inilah yang kelak akan mengantar kita ke ruang ICU, jika terus disantap penuh nafsu.
Saya sendiri juga terus mencoba berikhtiar untuk melakoni ritual makan sehat. Setiap pagi, saya selalu sarapan bubur oat meal yang katanya kaya serat dan sehat itu, sambil ditemani empat potong tempe (setiap hari saya setidaknya makan 16 potong tempe). Setelah itu minum susu kalsium satu gelas.
Jika tidak ada jadwal mengajar dan konsultasi, saya lebih banyak ngantor dirumah, dan karena itu saya selalu makan siang dan malam di rumah. Istri saya kebetulan ndak doyan daging (baik daging sapi atau apalagi daging kambing), sehingga kombinasi makan siang kami selalu tak jauh dari ayam kampung atau ikan. Begitulah, menu mingguan kami selalu tampak miskin variasi dan tak menggairahkan : ikan gembung plus sayur bayam plus tempe, berikutnya ayam, lalu ikan tengiri, lalu ikan lele, lalu ikan gembung lagi. Begitu seterusnya. Tak begitu menggairahkan memang; namun mungkin cukup menyehatkan.
Kiat yang kedua adalah : lakukan ritual olah raga secara teratur. Kata ahli kesehatan, olah raga yang baik adalah yang dilakukan secara rutin minimal 30 menit sehari selama 5 kali seminggu (lebih baik setengah jam tapi rutin, daripada lama tapi ndak rutin). Cuman sialnya, banyak orang yang males melakukan riual ini. Alasanya : ndak punyak waktu-lah, ndak ada fasilitasnya-lah, atau mungin ndak punya motivasi.
Padahal, jika sudah menjadi kebiasaan, olahraga setengah jam setiap hari itu sungguh akan menjadi sebuah kenikmatan yang menghanyutkan (dan tentu juga menyegarkan). Saya sendiri merasa, salah satu momen yang selalu saya tunggu-tunggu setiap harinya adalah melakoni kegiatan olah raga harian ini. Begitulah, dikeheningan pagi hari, dalam udara yang masih segar, sambil ditemani alunan music melalui headphone, saya rutin melakukan olahraga jogging threadmill. Sebuah  momen yang sungguh menyegarkan. (Dan inspirasi tulisan untuk blog keren ini acap saya temukan melalui kegiatan olahraga yang menghanyutkan ini…..).
Kiat yang terakhir adalah ini : stop smoking bagi Anda yang kebetulan merupakan smokers. Saya sendiri termasuk orang yang aktif merokok sejak usia belia. Namun beruntung, saya bisa berhenti merokok sejak dua tahun silam. Goodbye, fucking A-Mild !! Alasan berhenti merokok? Well, saya kira tak perlu dipaparkan disini.
Begitulah tiga kiat sederhana yang barangkali bisa mengantarkan kita untuk mereguk raga dan jiwa yang sehat. Sehat jasmani. Sehat rohani. Jadi, jika Anda belum melakukan tiga hal diatas, maka pesan saya adalah : lakukanlah mulai dari diri Anda sendiri. Dan lakukanlah mulai hari ini juga!!strategimanajemen

Gaya Hidup Sehat untuk Ibu Rumah Tangga

TAK seperti bekerja di kantor dengan jam kerja pasti seperti mulai pukul 8 hingga 5 sore, ibu rumah tangga memiliki jam kerja lebih panjang daripada itu. Mungkin hingga 24 jam penuh.

Meskipun seolah-olah ibu rumah tangga memiliki lebih banyak waktu luang, tetap saja akan ada hambatan untuk mendisiplinkan diri membiasakan hidup sehat seperti makan makanan ehat ataupun pergi ke gym. Jadi, bagaimana pola hidup sehat yang cocok untuk ibu rumah tangga?

1. Jaga rumah dari makanan sampah
Bagaimana bila anak-anak menyukai keripik atau kentang goreng cepat saji? Makanan itu memang sangat mudah didapatkan, Anda hanya tinggal membeli atau memesan saja. Tapi ada baiknya Anda mulai menjauh makanan mengerikan itu dari anak-anak. Coba saja buat kentang goreng ala Anda sendiri dan sajikan dengan saus sambal favorit.

2. Jauhkan makanan manis
Buatlan camilan yang sehat untuk diri sendiri dan keluarga Anda. Dapatkan berbagai macam resep kreatif dan sehat di internet. Ini bisa menjadi semacam hadiah untuk diri sendiri dan keluarga Anda.

3. Suplai camilan sehat
Jika Anda memiliki kebiasaan ngemil sepanjang hari, simpanlah beberapa camilan sehat di rumah.

4. Panggil instruktur ke rumah
Bila Anda merasa malas datang ke gym, kenapa tak memanggil seorang instruktur senam ke rumah bisa juga yoga. Anda juga bisa mengajak beberapa tetangga untuk bergabung. (Pri/OL-06) mediaindonesia

Pola Makan 4 Sehat 5 Sempurna

Sejak kecil seringkali baik di rumah maupun di sekolah kita diajarkan dengan pola makan empat sehat lima sempurna. Memang untuk memperoleh badan yang sehat dibutuhkan pula pola makan yang sehat pula.
Untuk mengingat kembali pola makan empat sehat lima sempurna tidak ada salahnya kita ulas lagi pengertian empat sehat lima sempurna adalah sebagai berikut:
1. Makanan Pokok
Makanan utama berfungsi sebagai sumber tenaga bagi tubuh kita sehingga tubuh mampu malakukan aktifitas sehari-hari. Contohnya seperti nasi, jagung, oat, kentang, gandum/tepung terigu, serta umbi-umbian lainnya.
2. Lauk-Pauk
Lauk pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pembangun pada tubuh. Misalnya yaitu tempe, tahu, telur, daging, ikan, dan lain-lain.
3. Sayur-Mayur
Sayur-sayuran pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contoh : Kangkung, bayam, terong, tomat, cabe, kacang panjang, kol gepeng, labu siam, dan lain sebagainya.
4. Buah
Mirip dengan sayur mayur, buah-buahan pada makanan memiliki fungsi untuk memenuhi kebutuhan zat pengatur pada tubuh. Contohnya yakni apel, manggis, markisa, kesemek, salak pondoh, duren, dan lain sebagainya.
5. Susu
Susu sebagai pelengkap di mana tidak ada kewajiban atau keharusan kita untuk mengkonsumsi atau meminumnya. Namun tidak ada salahnya jika kita minum susu setelah makan, karena mengandung berbagai macam kandungan zat yang berguna dan baik bagi tubuh kita.gayahidupsehat

Pola Makan Sehat

Sudah menjadi kodratnya apabila semua makhluk hidup memerlukan makanan. Apalagi manusia sebagai mahkluk yang paling sempurna tentunya membutuhkan makanan untuk mendapatkan sumber tenaga, mempertahankan ketahanan tubuh dalam menghadapi serangan penyakit dan untuk tumbuh kembang. Tentunya untuk bisa mewujudkan kegunaan makanan tersebut dengan baik tidak bisa sembarang makanan yang dimakan. Apalagi di zaman sekarang ini banyak penyakit yang diakibatkan oleh pola makan yang salah. Oleh karena itu tentunya kita harus mengetahui bagaimana pola makan sehat itu.
Untuk memperoleh pola makan yang sehat itu paling tidak ada 3 kriteria yang harus kita penuhi antara lain:
1. Jumlah makanan yang kita konsumsi
Kita harus menyeimbangkan jumlah kalori yang masuk dengan jumlah energi yang kita keluarkan. Apabila jumlah kalori yang masuk lebih besar dari energi yang kita keluarkan maka kita akan mengalami kelebihan berat badan.
Selain jumlahnya, komposisipun harus seimbang seperti karbohidratsebanyak 60-70%, protein sebanyak 10-15%, Lemak sebanyak 20-25%, vitamin dan mineral (A, D, E, K, B, C, dan Ca).
2. Jenis makanan yang kita konsumsi
Jenis makanan yang kita konsumsi harus mengandung karbohidrat, protein, lemak dan nutrien spesifik.
Karbohidrat komplek bisa kita penuhi dari gandum, beras, terigu, buah dan sayuran. Pilih karbohidrat yang berserat tinggi dan kurangi karbohidrat yang berasal dari gula, sirup dan makanan yang manis-manis. Konsumsi makanan yang manis paling banyak 3-5 sendok makan per hari.
Kebutuhan tubuh akan serat sebanyak lebih dari 25 gram per hari. Untuk memenuhinya diajurkan untuk mengkonsumsi buah dan sayur.
Konsumsi protein harus lengkap antara protein nabati dan hewani. Sumber protein nabati didapat dari kedelai, tempe dan tahu, sedangkan protein hewani berasal dari ikan, daging (sapi, ayam, kerbau, kambing).
Tubuh manusia juga membutuhkan lemak, akan tetapi konsumsi lemak yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang negatif, untuk itu dianjurkan untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi lemak.
Sumber vitamin dan mineral terdapat pada vitamin A (hati, susu, wortel, dan sayuran), vitamin D (ikan, susu, dan kuning telur), vitamin E (minyak, kacang-kacangan, dan kedelai), vitamin K (brokoli, bayam dan wortel), vitamin B (gandum, ikan, susu, dan telur), serta kalsium (susu, ikan, dan kedelai).
3. Jadwal makan
Jadwal makan harus teratur, lebih baik makan dalam jumlah yang sedikit tapi sering dan teratur daripada makan dalam porsi banyak tapi tidak teratur.
Sedangkan Direktorat Gizi Masyarakat Republik Indonesia mengeluarkan Pedoman Umum Gizi Seimbang sebagai berikut:
  1. Makanlah aneka ragam makanan
  2. Makanlah makanan untuk memenuhi kecukupan energi
  3. Makanlah makanan sumber karbohidrat setengah dari kebutuhan energi
  4. Batasi konsumsi lemak dan minyak sampai seperempat dari kebutuhan energi
  5. Gunakan garam beryodium
  6. Makanlah makanan sumber zat besi
  7. Berikan ASI saja kepada bayi sampai umur empat bulan
  8. Biasakan makan pagi
  9. Minumlah air bersih, aman yang cukup jumlahnya
  10. Lakukan kegiatan fisik dan olah raga secara teratur
  11. Hindari minum minuman beralkohol
  12. Makanlah makanan yang aman bagi kesehatan
  13. Bacalah label pada makanan yang dikemas.
Salah satu indikator apakah pola makan kita sudah seimbang atau belum yaitu dengan menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) untuk mengetahui berat badan ideal yang bisa anda ukur di sini.
Dengan mengetahui pola makan sehat seperti diatas diharapkan kita bisa selalu menjaga kesehatan tubuh kita.gayahidupsehat.

 
Design by